SIMPLE, AKURAT, APLIKATIF

STIFIn adalah Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling dan Insting

Sejarah STIFIn

Semangat selalu kawan, kali ini kita akan mengupas mengenai STIFIn, baiklah kita akan memulai  dari sejarah perjalanan konsep STIFIn dimulai tahun 1999 – 13 ta- hun yang lalu – ketika Farid Poniman bersama partnernya, Indrawan Nugroho, yang kemudian diikuti oleh Jamil Azzaini mendirikan lembaga training Kubik Leadership. Lembaga training tersebut setiap memulai program trainingnya terlebih dahulu memetakan peserta training sesuai dengan jenis kecerdasannya. Sebagai konsep, STIFIn kala itu bisa dibilang masih embrio. Perbaikan konsep dilakukan di sana-sini seiring dengan berkembangnya penyelenggaraan training Kubik Leadership.  Namun,  kala itu,  tesis atau  hipotesisnya  sudah matang dan kukuh bahwa manusia memiliki kecerdasan genetik. Berapa persisnya, itulah yang saya sebut terus berkembang.

Pada awalnya, Farid Poniman menggunakan  empat kecerdasan yakni S, T, I, dan F seperti kita bisa baca dalam buku best seller Kubik Leadership. Pergulatan intelektual dan penyempurnaan terus dilaku-kan oleh Farid Poniman, sebelum terbitnya buku ke DNA SuksesMulia yang akhirnya  berujung  pada  penemuan  kecerdasan   ke  lima,  yakni  In. Sekarang  STIFIn  sudah  final  dengan  5  mesin  kecerdasan  dan  9 personaliti  genetik. Artinya  tidak akan ada jenis kecerdasan  ke-6 dan tidak akan ada personaliti genetik yang ke-10.

Setelah dilakukan riset untuk sekian  lama, kini konsep STIFIn sudah sangat kokoh. Kekuatan utamanya terletak pada konsep yang simpel, akurat, serta aplikatif.
STIFIn  menguraikan  cara  kerja  otak  berdasarkan  sistem  operasinya, bukan   kapasitas   hardware-nya.   Bayangkanlah   satu   kom-puter.   Ok sudah?  Yang  dimaksud  hardware adalah  perangkat  keras, sedangkan sistem operasi adalah yang berfungsi menghubungkan antara perangkat keras dengan aplikasi, seperti Microsoft Windows, Linux, Android, dan Macintosh. Nah, IQ itu adalah perangkat keras. Dengan demikian, mengukur IQ sama dengan mengukur kapasitas hardware. Makanya jika Anda tidak punya uang untuk melakukan tes IQ, tidak usah sedih, tinggal cari meteran, lalu ukur lingkar kepala, meski ini sangat kasar, tetapi kapasitas  otak  bisa  diketahui.  Kalau  hasil  pengukuran  lingkar  kepala Anda 60 cm, itu artinya IQ Anda kurang lebih 110. Mengapa dibilang sangat kasar karena dengan mengukur lingkar kepala semata-mata mengukur volume sel otak, sedangkan jumlah sambungan dendrit antar sel otak tidak diperhitungkan.

Berbeda dengan konsep yang lain, STIFIn menggunakan  sistem operasi yang berbicara tentang jenis watak kecerdasan. Tiap jenis kecerdasan  punya  wataknya  sendiri-sendiri.  Jenis  watak  kecerdasan itulah yang kemudian disebut sebagai mesin kecerdasan.



Join Chanel kami:
https://telegram.me/TaqwalQulub

Join Untuk Diskusi:
https://telegram.me/TaqwalQuluub



Thanks for reading Sejarah STIFIn. Please share...!

About Unknown

Previous
« Prev Post
    Blogger Comment
    Facebook Comment

No Spam, Please...!