SIMPLE, AKURAT, APLIKATIF

STIFIn adalah Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling dan Insting

TELAAH #13, #14, #15

Rumah (Tangga) Berkah
TELAAH 23 Februari 2018


Rumah (tangga) yang berkah adalah rumah yang seperti surga di dunia. Keadaan rumah tangganya kira-kira sebagai berikut: hanya ada suara rendah tanpa teriakan nada tinggi, selalu hadir bacaan al Quran dan dzikir, shalat berjamaah awal waktu, semua penghuni laki-laki ke mesjid, setiap pulang dari mesjid semua cium tangan ayahnya, makanan senantiasa tersedia untuk keluarga dan tamu, ngaji dan dzikir bersama habis subuh dan habis maghrib, bercengkrama sambil makan buah-buahan bersama di ruang keluarga, mendengar cerita gembira dan lucu, ayah pulang kantor selalu tersenyum, ibu menyambut dengan gembira disertai pijitan-pijitan kecil, jarang ada penghuni yang sakit, setiap minggu olahraga bareng, setiap bulan jalan-jalan ke luar kota, setiap tahun wisata rohani (umrah atau tadabbur wawasan ke luar negeri), tidak berhenti mengeluarkan sedekah subuh, mingguan, bulanan, atau tahunan, menjadi 'pohon rindang' tempat berlindung bagi keluarga besarnya, bagi tetangga dan sosialnya, menjadi rumah tempat menggembleng kader tokoh-tokoh masa depan, dan berbagai kebaikan-kebaikan lainnya.

Rumah (tangga) neraka adalah sebaliknya: tidak hidup agama di dalamnya, dihidupkan dengan 'uang panas', berlangsung kebiasaan-kebiasaan syetan, terpapar banyak masalah seperti maksiat, zina, narkoba, atau berbagai kriminal lainnya, langganan masuk rumah sakit, bermasalah dengan tetangga dan sosial, selalu hadir musibah seperti kecelakaan, kehilangan, kebakaran, konflik-konflik horisontal, dipenuhi pertengkaran seisi rumah dan berbagai keburukan lainnya.

Pilih yang mana? Bersama malaikat atau syetan? Pasti semua sudah tahu jawabannya. Mulai dari mana? Jawaban yang paling sederhana adalah mulai dari mendirikan shalat.

Hadirkan Tuhan yang tunggal. Jadikan Ka'bah sebagai kiblat tunggal. Berimamlah kepada pemimpin negara yang tunggal. Perankan suami sebagai imam keluarga yang tunggal. Perbaiki diri dengan berimam pada kecerdasan tunggal. Hidup akan mudah, murah, dan menyenangkan. "Siapa yang tidak merasakan surga dunia maka ia tidak akan mendapatkan surga akhiratnya" Ibnu Taimiyah.

Farid Poniman
Penemu STIFIn
==

REZIM SUNGSANG
TELAAH 24 Februari 2018

Rezim sungsang akan lahir dari masyarakat sungsang. Pemimpin adalah cermin dari masyarakatnya. Ciri akhir zaman salah satunya adalah "Jika budak wanita telah melahirkan tuannya” (HR. Muslim). Sekarang sudah tidak ada lagi perbudakan. Namun di akhir zaman akan terjadi inferioritas menguasai superioritas.

Rezim sungsang itu terjadi karena 'tuan dipimpin budaknya'. Masyarakat dengan genetika F (Feeling) dipimpin oleh rezim T (Thinking). Padahal F mengalahkan T. Api mengalahkan logam, tapi logam memimpin api. Superiotas dipimpin inferioritas. Ini yang terjadi di Indonesia. Masyarakat yang seharusnya penuh cinta dipimpin oleh rezim yang bisa tegaan. Hal yang sama juga terjadi di USA. Masyarakat I (Intuiting) dipimpin oleh S (Sensing). Padahal I mengalahkan S. Gunung mengalahkan bumi, tapi bumi memimpin gunung. Kembali, superiotas dipimpin inferioritas. Masyarakat USA yang kreatif dipimpin Trump yang Mr. Artificial. Rezim sungsang.

Namun karena pemimpin cerminan dari masyarakatnya, maka ubahlah dari masyarakatnya. Ubah dari masyarakat sungsang kepada masyarakat yang berjatidiri. Prinsip besarnya, mulailah dari membangkitkan superioritasnya dan meninggalkan inferioritasnya. Skema STIFIn akan memudahkan hal ini.

Farid Poniman
Penemu STIFIn
==

Bintang Terang

TELAAH 25 Februari 2018

Setiap orang hebat harus memiliki 'Bintang Terang'. Begin with the end in mind. Setelah meninggal ingin dikenang orang dengan sebutan apa. Saya ingin dikenang orang sebagai tokoh penggemblengan. Mencetak dan menempa orang dalam jumlah yang banyak untuk cukup menggeser peradaban baru menuju SuksesMulia. Frase zaman now disebut Therapist Cultural. Itulah 'Bintang Terang' saya.

Bagaimana dengan anda? Bahkan pada sebagian orang menjadi takut untuk bermimpi. Padahal mimpi itu adalah prasangka baik kita kepada Tuhan. Dan Tuhan sebagaimana prasangka hambaNya. Dengan bermimpi kita sedang menciptakan jalan lurus amal shaleh yang akan kita akumulasikan. 'Bintang Terang' yang akan dirumuskan dalam frase yang sederhana tersebut harus merujuk kepada MK (mesin kecerdasan) anda. Juga memasukkan social roles yang akan anda mainkan. Tanpa social roles maka tidak bangkit sisi kebermanfaatan dan kemuliaan anda bagi orang lain. 'Bintang Terang' orang Sensing dikenang akan kedermawanannya, Thinking dikenang akan keahliannya, Intuiting dikenang akan keilmuannya, Feeling dikenang akan ketokohannya, dan Insting dikenang akan keberperanannya. Jalur 'Bintang Terang' yang lebih mudah dicapai oleh masing-masing MK.

Farid Poniman
Penemu STIFIn

#STIFIn #GeneticIntelligence #TELAAH #FaridPoniman
Sumber: IG STIFIn Pusat  

Thanks for reading TELAAH #13, #14, #15. Please share...!

About Unknown

Previous
« Prev Post
    Blogger Comment
    Facebook Comment

No Spam, Please...!